Gagal jantung dekompensasi: Gejala, diagnosis, dan pengobatan

Belajar umum
Apa itu gagal jantung dekompensasi?
Gagal jantung dekompensasi adalah sindrom klinis di mana perubahan struktur atau fungsi jantung mencegahnya memompa atau menyimpan darah sebagaimana mestinya, menyebabkan gejala serius yang memerlukan perawatan segera.
Gagal jantung akut dekompensasi menyumbang 80% rawat inap pada orang dengan gagal jantung kronis, 20% sisanya untuk gagal jantung akut pertama kali.
Gejala
Tanda dan gejala gagal jantung dekompensasi
Sebagai gagal jantung berkembang ke tahap dekompensasi, gejala terjadi dengan cepat dan menjadi semakin buruk. Jika jantung tidak mampu menjalankan tugasnya mensuplai darah ke seluruh tubuh, Anda akan merasa lelah, sesak napas, nyeri dada, terkadang pingsan. Gejala lain termasuk:
- Sesak napas, batuk saat sesak napas, memburuk di malam hari, terutama saat berbaring
- Sakit dada
- Lelah
- Gangguan tidur
- Khawatir
- Anoreksia
- Penurunan memori
- Keringat banyak
- Darah rendah
- Detak jantung cepat
- edema cekung
Pada pasien yang lebih tua, sistem kekebalan yang melemah dapat membuat sulit untuk mengenali gejala-gejala ini. Karena itu, jika Anda melihat orang yang dicintai dengan gejala yang tidak jelas tetapi tidak mengetahui penyebabnya, segera periksakan ke dokter. Jika tidak segera diobati, gejalanya menjadi semakin jelas dan mempengaruhi kualitas hidup, bahkan mengancam jiwa.
Alasan
Apa penyebab gagal jantung dekompensasi?
Gagal jantung dekompensasi yang berkembang dari gagal jantung kronis adalah kondisi yang paling berbahaya karena tidak berhasil diobati. Selain itu, penyakit kardiovaskular lainnya juga cenderung menyebabkan kondisi ini, seperti: iskemia miokard, penyakit jantung koroner, penyakit katup jantung, hipertensi, aritmia...
Ada sejumlah alasan mengapa ini bisa terjadi bahkan jika Anda tidak mengalami gagal jantung, termasuk:
- Infeksi parah
- Edema paru
- Infeksi virus yang mempengaruhi jantung
- Anafilaksis
- Operasi bypass kardiopulmonal
Diagnosis dan pengobatan
Informasi yang diberikan bukan merupakan pengganti nasihat profesional medis. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda.
Teknik medis apa yang membantu mendiagnosis gagal jantung dekompensasi?
Dokter akan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan fisik, mempelajari riwayat kesehatan, menggabungkan dengan beberapa tes untuk membuat diagnosis dan prognosis. Tes yang mungkin dilakukan adalah:
- Tes darah
- sinar-X
- CT scan
- Pemindaian MRI
- Terapi pernapasan stres
- Ekokardiografi
- Elektrokardiogram
Metode pengobatan gagal jantung dekompensasi
Obat-obatan
Dokter Anda mungkin meresepkan beberapa obat berikut untuk mengobati kondisi ini:
- Diuretik: membantu mengurangi volume darah, mengurangi beban jantung dan mengurangi edema
- Vasodilator : membantu menurunkan tekanan darah, bisa menggunakan ACE inhibitor, calcium channel blocker...
- Obat jantung: digunakan untuk meningkatkan kekuatan kontraksi otot jantung
- Antikoagulan: membantu mencegah pembentukan bekuan darah, sehingga mencegah komplikasi serangan jantung dan stroke.
- Obat penenang: digunakan untuk mengurangi stres dan kecemasan pada pasien
Pembedahan
Ketika gagal jantung dekompensasi parah, pasien dapat diindikasikan untuk operasi berdasarkan penyebab yang mendasarinya. Jenis operasi yang digunakan untuk mengobati kondisi ini meliputi:
- Operasi bypass arteri koroner
- Operasi katup jantung
- Defibrilator implan, alat bantu ventrikel
- Transplantasi Hati
Mencegah
Tindakan apa yang membantu mencegah gagal jantung dekompensasi?
Untuk orang yang sudah memiliki penyakit kardiovaskular tetapi belum berkembang menjadi gagal jantung, ikuti petunjuk pengobatan dokter Anda dan lakukan pemeriksaan rutin untuk mencegah penyakit bertambah parah.
Selain itu, perubahan gaya hidup juga membantu membatasi terjadinya gagal jantung dekompensasi atau membuat pengobatan lebih efektif. Anda harus:
- Ikuti diet sehat, batasi asupan garam harian tidak lebih dari 1,5g
- Jangan merokok atau berlatih berhenti
- Berolahraga secara teratur
- Menurunkan berat badan dan menjaga berat badan yang sehat
- Selalu jaga agar pikiran Anda nyaman, bahagia, batasi stres dalam hidup
- Pemeriksaan jantung rutin
SignsSymptomsList.com tidak memberikan saran medis, diagnosis atau pengobatan.