Sesak napas, jantung berdebar: Penyebab dan solusi

Gejala sesak napas, detak jantung cepat (palpitasi) bisa datang tiba-tiba atau berkembang secara bertahap. Ketika jantung Anda berdetak cepat dan sulit bernapas, sistem pernapasan Anda mengalami masalah ringan atau berat.
Ketika Anda merasa lelah dan sesak napas, penting untuk beristirahat. Pada saat yang sama, Anda perlu memperhatikan apakah palpitasinya tiba-tiba atau sering. Frekuensi dan keparahan sesak napas dan jantung berdebar-debar bisa menjadi tanda dari jenis penyakit kardiovaskular atau pernapasan tertentu.
Penyebab sesak napas dan detak jantung cepat
Jantung berdebar-debar, kesulitan bernapas karena penyakit paru-paru
Penyakit paru-paru bisa membuat Anda merasa lelah dan sesak napas. Diantaranya, ada penyakit yang perlu diobati sesegera mungkin.
Asma
Asma adalah peradangan dan penyempitan saluran udara. Penderita asma sering mengalami kelelahan, sesak napas, banyak batuk. Batuk disertai dengan rasa sesak di dada.
Radang paru-paru
Pneumonia terjadi ketika paru-paru terinfeksi dan menumpuk cairan dan nanah di dalamnya. Penyakit ini dapat menyebar dari orang ke orang. Jika tidak segera diobati, penyakit ini bisa mengancam jiwa.
Gejala pneumonia yang paling umum meliputi:
- Sesak napas, jantung berdebar-debar
- Batuk
- sesak dada
- Panas dingin
- Demam, berkeringat
- Nyeri otot
- Kelelahan ekstrim
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah penyakit yang mengganggu fungsi paru-paru. Gejala umum PPOK meliputi:
- Batuk terus menerus
- Ada banyak dahak kental di tenggorokan
- Dada sesak, lelah, sulit bernafas
Emboli paru
Emboli paru adalah penyakit yang menyumbat satu atau lebih arteri yang menuju ke paru-paru. Jika tidak segera diobati, penyakit ini bisa mengancam jiwa.
Orang dengan emboli paru sering mengalami gejala khas berikut:
- Kaki bengkak
- sesak dada
- Detak jantung yang cepat atau lambat secara tidak normal
- Pusing
- Wajah pucat
Sesak napas, jantung berdebar-debar karena penyakit jantung
Ketika Anda memiliki penyakit jantung, Anda akan mendapati diri Anda lebih sering lelah dan sesak napas. Ini karena jantung "berusaha" untuk memompa darah yang kaya oksigen ke bagian tubuh yang lain.
Kondisi jantung umum yang menyebabkan palpitasi meliputi:
Penyakit arteri koroner
Penyakit arteri koroner adalah penyakit yang mempersempit dan mengeraskan arteri yang membawa darah ke jantung. Kondisi ini mengurangi aliran darah ke jantung. Secara naluri, jantung akan berdetak lebih cepat untuk meningkatkan kemampuan menerima dan memompa darah ke tempat lain. Seiring waktu, itu menyebabkan kerusakan permanen pada otot jantung.
Penyakit jantung bawaan
Penyakit jantung bawaan (juga disebut cacat jantung bawaan) adalah masalah bawaan dengan struktur dan fungsi jantung. Gejalanya biasanya sesak napas dan detak jantung cepat. Pasien juga mengalami banyak kesulitan mempertahankan pernapasan.
Jantung berdebar-debar, kesulitan bernapas karena gagal jantung kongestif
Gagal jantung kongestif terjadi ketika otot jantung rusak dan lemah. Pada saat ini, jantung tidak melakukan pekerjaan yang baik untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Pada saat yang sama, penyakit ini menyebabkan cairan menumpuk di dalam dan di sekitar paru-paru.
Kondisi jantung lain yang menyebabkan seseorang mengalami gejala sesak napas, jantung berdebar-debar antara lain aritmia, katup jantung terbuka, dll.
Memperbaiki sesak napas, jantung berdebar-debar
Latihan untuk mencegah sesak napas dan jantung berdebar ” width=”750″ height=”500″ />
Tergantung pada penyebab jantung berdebar dan sesak napas, dokter Anda akan memandu Anda pada perawatan yang tepat.
Namun, beberapa solusi dasar untuk sesak napas dan jantung berdebar dapat membantu.
Perubahan gaya hidup
Jika gejala sesak napas dan jantung berdebar-debar hanya terjadi saat Anda berolahraga terlalu keras atau berjalan di ketinggian, Anda hanya perlu istirahat dan pindah ke tempat yang lebih rendah.
Penyesuaian dalam rutinitas dan gaya hidup juga berkontribusi untuk meningkatkan kelelahan dan sesak napas. Tidur lebih awal, makan sehat, dan berolahraga setiap hari adalah cara dasar tetapi efektif untuk kesehatan jantung serta kesehatan secara keseluruhan.
Mengurangi stres
Jika stres menyebabkan Anda mengalami masalah pernapasan, temukan cara untuk meminimalkan paparan stresor. Anda juga dapat menghilangkan stres dengan kegiatan seperti bermeditasi, mendengarkan musik positif, berpartisipasi dalam kegiatan sosial, dll.
Minum obat persis seperti yang ditentukan oleh dokter Anda
Jika gejala sesak napas, jantung berdebar-debar, dan jantung berdebar-debar merupakan gejala dari kondisi jantung atau paru-paru, Anda perlu minum obat sesuai petunjuk dokter agar penyakit tetap terkendali.